Kita semua sudah sering melihat dan kadang merasakan sendiri tentang ketertarikan hati kita kepada syair-syair. Apalagi bait-bait syair itu dilantunkan dengan dihiasi arangsemen musik, atau dengan gerak tubuh. Jaman modern disaat ini ada sesuatu yang lebih ganjil lagi, lagu-lagu yang isinya tidak beda dengan syair-syair yang dihiasi dengan alunan musik, dengan bahasa yang tidak terpahamipun telah membuat hati manusia menjadi tergila-gila untuk selalu mengingatnya dan mendengarkannya.
Setelah seorang muslim berpuasa sebulan penuh dengan puasa yang benar, biasanya tumbuh didalam hatinya suatu keajaiban yang betul-betul terasakan. Al-Qur’an yang belum terpahami bahasanya itupun bila dibaca terasa membahagiakan di hati.
Segala puji bagi Allah, hati yang berusaha membersihkan dari dosa, akan tergetar dengan kelezatan barokah Al-Qur’an. Momentum yang begitu berharga jangan sampai disia-siakan. Dengan lapar dan rajin mengendalikan hawa nafsu, jiwa manusia bergerak naik untuk mencintai segala sesuatu yang suci dan penuh berkah yaitu firman Allah dalam Al-Qur’anul Karim(Al-Qur’an yang Mulia)
Momentum yang berharga, namun Al-Qur’an membutuhkan ketekunan untuk mempelajarinya. Kita dituntun untuk membaca dengan benar dari sisi mahraj(cara keluar huruf dari mulut) dan tajwid ( panjang pendek dan kaidah membacanya). Bila kita terus-menerus berlatih dan berlatih maka keindahan bacaan kita akan semakin menyejukkan untuk didengar oleh diri kita ataupun oleh orang lain yang mendengarkannya.
Zaman hari ini telah hadir sebuah kitab Al-Qur’an yang disuguhkan dengan dipotong-potong perkata. Dan sering disebut dengan julukan Al-Quran Terjemah Perkata Syamil Type Hijaz.
Segala puji bagi Allah, bagi mereka yang telah belejar dengannya, sungguh bertambah lagi kelezatan yang terasakan ketika mereka mempelajari Al-Qur’an yang satu ini. Tidak hanya lezat oleh alunan mahraj dan tajwid yang benar, namun lebih mendalam lagi telah terpahami makna-maknanya dalam bahasa yang diketahui oleh dirinya. Betul-betul kenikmatan yang semakin lezat dan menentramkan.
Seseorang yang telah memahami arti bacaan sholat akan merasakan lezatnya ibadah sholat. Seseorang yang memahami arti firman Allah Al-Qur’an semakin pula merasakan kelezatan firman-firman Allah dihatinya, sehingga semakin senang untuk membacanya. Setiap dibaca tersakan kelezatan dan ketenteraman dihatinya.
Segala puji bagi Allah, sungguh Allah telah menurunkan petunjuknya kepada kita, sehingga kita memahami mengapa Al-Qur’an dijaman Rasulullah telah mampu mengubah kehidupan bangsa Arab dan negri-negri di sekitar jazirah Arab. Hati yang bersih betul-betul bersih akan sangat mencintai Al-Qur’an, dan kemudian secara perlahan-lahan berusaha untuk mengamalkannya dalam kehidupan.
Segala puji Bagi Allah, marilah kita tingkatkan kecintaan kita dalam membaca, belajar dan memahami Al-Qur’an, sebagai wujud syukur kita kepada Allah atas limpahan nikmat Iman dan Taqwa yang dicurahkan oleh Allah kepada kita semua. Semoga di saat-saat berikutnya, ditahun-tahun berikutnya insyaAllah kita sudah semakin meningkat dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an. Hingga ajal menjemput kita untuk menemukan kebahagiaan yang kekal yaitu surga. Amien


