Tuesday, April 15, 2014

Tentang Bid'ah (7)

Bahaya bidah 

عَنْ عَائِشَةَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ اَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ. مسلم 3: 1344

Dari Aisyah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang bukan perintah kami, maka ia tertolak. [HR. Muslim juz 3, hal. 1344] 

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَنْ اَحْدَثَ فِى اَمْرِنَا هذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ. مسلم 3: 1343

Dari Aisyah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, Bartangsiapa mengada-adakan dalam perintah kami ini, apa-apa yang bukan dari padanya, maka ia tertolak. [HR. Muslim juz 3, hal. 1343] 


قَالَ ابْنُ عِيْسَى قَالَ النَّبِيُّ ص: مَنْ صَنَعَ اَمْرًا عَلَى غَيْرِ اَمْرِنَا فَهُوَ رَدٌّ. ابو داود 4: 200

Ibnu Isa berkata, Nabi SAW bersabda, Barangsiapa yang berbuat sesuatu urusan selain dari perintah Kami, maka ia tertolak. [HR. Abu Dawud juz 4, hal. 200] 

عَنْ اَنَسٍ رض قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِى فَلَيْسَ مِنّى. مسلم 2: 1020

Dari Anas RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa yang membenci sunnahku, maka ia bukan dari golonganku. [HR. Muslim juz 2, hal. 1020] 

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اَبَى اللهُ اَنْ يَقْبَلَ عَمَلَ صَاحِبِ بِدْعَةٍ حَتَّى يَدَعَ بِدْعَتَهُ. ابن ماجه 1: 19، رقم: 50

Dari Abdullah bin Abbas, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, Allah tidak mau menerima amal orang ahli bidah sehingga ia meninggalkan bidahnya. [HR. Ibnu Majah juz 1, hal. 19, no. 50, dlaif karena dalam sanadnya ada perawi yang bernama Abu Zaid dan Abu Mughirah, keduanya majhul] 

عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: لاَ يَقْبَلُ اللهُ لِصَاحِبِ بِدْعَةٍ صَوْمًا وَ لاَ صَلاَةً وَ لاَ صَدَقَةً وَ لاَ حَجًّا وَ لاَ عُمْرَةً وَ لاَ جِهَادًا وَ لاَ صَرْفًا وَ لاَ عَدْلاً. يَخْرُجُ مِنَ اْلاِسْلاَمِ كَمَا تَخْرُجُ الشَّعَرَةُ مِنَ اْلعَجِيْنِ. ابن ماجه 1: 19، رقم: 49

Dari Hudzaifah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, Allah tidak mau menerima dari orang ahli bidah akan puasanya, shalatnya, shadaqahnya, hajjinya, umrahnya, jihadnya, taubatnya dan tidak pula tebusannya, ia telah keluar dari Islam seperti keluarnya sehelai rambut dari adonan tepung. [R. Ibnu Majah juz 1, hal. 19, no. 49, dlaif karena dalam sanadnya ada perawi yang bernama Muhammad bin Mihshan] 

عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رض قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَنْ مَشَى اِلىَ صَاحِبِ بِدْعَةٍ لِيُوَقّرَهُ فَقَدْ اَعَانَ عَلَى هَدْمِ اْلاِسْلاَمِ. الطبرانى فى الكبير20: 96، رقم: 188

Dari Muadz bin Jabal RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa berjalan kepada seorang ahli bidah karena akan menghormatinya, maka sesungguhnya ia telah bersekongkol untuk merobohkan Islam. [HR. Thabrani dalam Mujamul Kabir juz 20, hal. 96, no. 188, dlaif karena dalam sanadnya ada perawi yang bernama Baqiyah bin Walid] 

عَنْ غُضَيْفِ بْنِ اْلحَارِثِ رض قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ص: مَا اَحْدَثَ قَوْمٌ بِدْعَةً اِلاَّ رُفِعَ مِثْلُهَا مِنَ السُّنَّةِ فَتَمَسُّكٌ بِسُنَّةٍ خَيْرٌ مِنْ اِحْدَاثِ بِدْعَةٍ. احمد6: 40، رقم: 16967، ضعيف

Dari Ghudlaif bin Al-Harits RA, ia berkata : Nabi SAW bersabda, Tidaklah suatu kaum mengada-adakan bidah, melainkan diangkatlah semisalnya daripada sunnah, maka berpegang dengan sunnah itu lebih baik daripada mengada-adakan bidah. [HR. Ahmad juz 6, hal. 40, no. 16967, dlaif, karena dalam sanadnya ada perawi yang bernama Abu Bakar bin Abdullah] 

عَنِ اْلحَكَمِ بْنِ عُمَيْرٍ الثّمَالِيّ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اَْلاَمْرُ اْلمُفْظِعُ وَ اْلحِمْلُ اْلمُضْلِعُ وَ الشَّرُّ الَّذِى لاَ يَنْقَطِعُ اِظْهَارُ اْلبِدَعِ. الطبرانى، فى الكبير 3: 219، رقم: 3194

Dari Al-Hakam bin Umair Ats-Tsimaliy, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda,  Perkara yang sangat jelek, dan beban yang amat berat, dan perbuatan jahat yang tidak ada putusnya ialah menampakkan perbuatan- perbuatan bidah. [HR. Thabrani dalam Al-Kabir juz 3, hal. 219, no. 3194, dlaif karena dalam sanadnya ada perawi yang bernama Baqiyah bin Walid] 

عَنْ عَاصِمٍ قَالَ: قُلْتُ ِلاَنَسٍ: اَحَرَّمَ رَسُوْلُ اللهِ ص اْلمَدِيْنَةَ؟ قَالَ: نَعَمْ. مَا بَيْنَ كَذَا اِلىَ كَذَا. لاَ يُقْطَعُ شَجَرُهَا مَنْ اَحْدَثَ فِيْهَا حَدَثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللهِ وَ اْلمَلاَئِكَةِ وَ النَّاسِ اَجْمَعِيْنَ. قَالَ عَاصِمٌ: فَاَخْبَرَنِى مُوْسَى بْنُ اَنَسٍ اَنَّهُ قَالَ: اَوْ آوَى مُحْدِثًا. البخارى 8: 148

Dari Ashim, ia berkata : Aku bertanya kepada Anas, Apakah Rasulullah SAW mengharamkan kota Madinah ?. Ia menjawab, Ya, yaitu antara daerah ini dan daerah ini, tidak boleh ditebang pepohonannya. Barangsiapa mengadakan sesuatu cara yang baru (bidah) di daerah itu, maka ia mendapat lanat Allah, malaikat dan manusia seluruhnya. Lalu Ashim berkata, Musa bin Anas pernah meriwayatkan kepadaku bahwa beliau pernah bersabda, Atau orang yang melindungi kepada orang yang membuat bidah. [HR Bukhari juz 8, hal. 148] 

عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ص: اَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى اْلحَوْضِ لَيُرْفَعَنَّ اِلَيَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ حَتىَّ اِذَا اَهْوَيْتُ ِلاُنَاوِلَهُمُ اخْتُلِجُوْا دُوْنِى فَاَقُوْلُ أَيْ رَبّ اَصْحَابِى فَيَقُوْلُ: لاَ تَدْرِى مَا اَحْدَثُوْا بَعْدَكَ.  البخارى 8: 87

Dari Abdullah (bin Masud), ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, Aku adalah pendahulu kamu di telaga (haudl). Sungguh ada orang-orang diantara kalian yang diangkat kepadaku, sehingga ketika aku mengulurkan (tangan) untuk menjangkau mereka, maka mereka ditarik dariku. Lalu aku berseru, Wahai Tuhanku, mereka itu ummatku. Maka Allah berfirman, Kamu tidak tahu apa yang mereka lakukan sesudahmu. [HR. Bukhari juz 8, hal. 87] 

http://pleasecopasme.blogspot.com/